7/09/2023

Oatmeal Menyebabkan atau Meringankan Sembelit?


Oatmeal bukan hanya lezat, terjangkau, dan serbaguna, tetapi juga memiliki banyak manfaat kesehatan, mulai dari menjaga gula darah tetap stabil hingga menurunkan kadar kolesterol LDL. Hal ini sebagian besar disebabkan oleh kandungan seratnya yang tinggi, yang juga berkontribusi pada kesehatan usus. Secara khusus, dalam mengatasi sembelit, oatmeal dapat memberikan manfaat yang signifikan. Dalam artikel ini, kami akan menjelaskan peran oatmeal dalam meredakan sembelit, makanan lain yang perlu dikonsumsi atau dihindari untuk menghilangkan sembelit, serta berbagai cara lain untuk mengobati sembelit.

Hubungan Antara Oatmeal dan Sembelit
Sembelit merupakan kondisi yang tidak menyenangkan dan dapat menjadi frustrasi jika tidak bisa mencari bantuan untuk mengatasinya. Menurut Institut Nasional Diabetes dan Penyakit Pencernaan dan Ginjal (NIDDK), gejala sembelit meliputi:
 
Buang air besar kurang dari tiga kali seminggu.
Kotoran yang keras, kering, atau pekat.
Kesulitan atau nyeri saat buang air besar.
Perasaan belum sepenuhnya tuntas saat buang air besar.

Berikut adalah cara oatmeal dapat membantu meredakan sembelit:
 
Sumber Serat yang Baik
Anda mungkin sudah mendengar bahwa serat adalah kunci untuk mengatasi sembelit. Ada dua jenis serat, yaitu serat larut dan serat tidak larut. Serat larut menyerap air dan membentuk zat seperti gel selama proses pencernaan. Serat tidak larut tidak menyerap air dan membantu meningkatkan pergerakan makanan melalui saluran pencernaan serta menambahkan volume tinja, sesuai dengan National Library of Medicine. Pedoman Diet 2020-2025 untuk orang Amerika merekomendasikan agar orang dewasa mengonsumsi 22-34 gram serat setiap hari, tergantung pada usia dan jenis kelamin. Menurut Departemen Pertanian Amerika Serikat (USDA), satu cangkir oat mentah mengandung lebih dari 8 gram serat.

Mempromosikan Kesehatan Mikrobiota Usus
Oatmeal adalah sumber serat larut yang sangat baik, mengandung beta-glukan yang terkait dengan banyak manfaat kesehatan. Sebuah tinjauan pada tahun 2019 yang diterbitkan di Annals of the National Institute of Hygiene menemukan bahwa beta-glukan membantu mempromosikan kesehatan mikrobiota usus dan mencegah peradangan serta kanker usus besar.
 
Membantu Melunakkan Tinja
Sebuah tinjauan pada tahun 2016 yang diterbitkan di Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics bertujuan untuk membedakan manfaat kesehatan antara serat larut dan serat tidak larut. Para peneliti menemukan bahwa serat memiliki dua cara dalam bertindak sebagai pencahar di usus besar. Pertama, partikel serat tidak larut yang besar merangsang sekresi air dan lendir, serta merangsang usus. Kedua, serat larut mencegah dehidrasi karena kemampuannya menahan air. Dampak dari mekanisme ini adalah meningkatnya kandungan air pada tinja, membuat tinja lebih besar, lebih lunak, dan lebih mudah dikeluarkan. Karena oatmeal merupakan sumber serat larut yang baik, oatmeal dapat membantu melunakkan tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan.

Makanan Apa yang Membantu Meredakan Sembelit?
Seperti yang telah Anda ketahui, serat secara umum membantu mencegah dan mengatasi sembelit. Oleh karena itu, memenuhi asupan harian serat yang direkomendasikan dapat membantu meningkatkan kesehatan pencernaan secara keseluruhan, termasuk meredakan sembelit.
Beberapa makanan tinggi serat yang dapat membantu meredakan sembelit, menurut NIDDK, antara lain:

Biji-bijian utuh seperti roti gandum, beras merah, pasta gandum, dan oatmeal.
Legum seperti kacang-kacangan, lentil, dan buncis.
Buah-buahan seperti beri, prem, apel, jeruk, dan pir.
Sayuran seperti sayuran hijau, wortel, brokoli, dan artichoke.
Kacang-kacangan dan biji-bijian seperti almond, kacang tanah, pistachio, biji chia, dan biji labu.
 
Makanan yang Harus Dibatasi Jika Anda Mengalami Sembelit
Karena serat membantu mencegah dan meredakan sembelit, yang terbaik adalah memilih makanan yang mengandung serat daripada makanan yang rendah atau tidak mengandung serat. Ini tidak berarti Anda tidak boleh mengonsumsi makanan rendah serat, tetapi sebaiknya perhatikan apakah ada alternatif yang lebih kaya serat.

Beberapa makanan umum yang rendah serat, menurut NIDDK, antara lain:

Makanan cepat saji.
Keripik.
Daging.
Makanan ultra-olahan seperti hot dog atau makanan siap saji yang dipanaskan di microwave.
Makanan olahan, seperti beberapa makanan beku dan makanan ringan.
 
Perlu diingat bahwa ini bukanlah aturan yang baku. Misalnya, ada banyak jenis keripik yang tinggi serat, dan tidak semua makanan beku tidak mengandung serat. Jika Anda menikmati makanan ini atau mengandalkan kenyamanannya, disarankan untuk memeriksa label makanan untuk memastikan bahwa pilihan makanan Anda mengandung serat.
 
Cara Lain untuk Meredakan Sembelit
Selain makanan, terdapat beberapa cara lain untuk mencegah sembelit, antara lain:
Aktif secara fisik.
Melatih kebiasaan buang air besar dengan mencoba menggunakan kamar mandi pada waktu yang sama setiap hari.
Memastikan Anda terhidrasi dengan cukup.
Mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah oatmeal dapat menyebabkan sembelit?
Oatmeal sebenarnya tidak akan menyebabkan sembelit. Jika ada efeknya, oatmeal justru dapat membantu meringankan sembelit berkat kandungan serat larutnya. Serat larut membantu melunakkan tinja sehingga lebih mudah dikeluarkan. Namun, penting untuk memastikan Anda juga mengonsumsi cairan yang cukup untuk membantu serat bergerak melalui sistem pencernaan.

Berapa lama setelah makan oatmeal biasanya Anda buang air besar?
Tidak ada aturan pasti tentang berapa lama setelah makan oatmeal Anda akan buang air besar, karena hal ini bervariasi untuk setiap individu. Kecepatan buang air besar biasanya tergantung pada kebiasaan buang air besar individu, makanan lain yang dikonsumsi pada hari itu, dan faktor penyebab sembelit.
 
Apakah oatmeal menyebabkan kembung?
Oatmeal seharusnya tidak menyebabkan kembung secara langsung. Namun, jika Anda mengalami sembelit, segala makanan atau minuman yang dikonsumsi dapat memperburuk kembung. Meskipun demikian, oatmeal dapat membantu meredakan sembelit, sehingga mengonsumsinya bisa membantu meredakan kembung yang terkait dengan sembelit. Namun, orang yang memiliki masalah pencernaan seperti sindrom iritasi usus besar (IBS) mungkin lebih sensitif terhadap serat dan mungkin mengalami kembung saat mengonsumsi makanan tinggi serat.
 
Bagaimana cara mengonsumsi oatmeal tanpa mengalami sembelit?
Oatmeal sebenarnya dapat membantu meringankan sembelit, sehingga kebanyakan orang tidak perlu khawatir oatmeal menyebabkan sembelit. Setiap orang memiliki respons tubuh yang sedikit berbeda, jadi jika Anda merasa bahwa oatmeal menyebabkan sembelit bagi Anda, disarankan untuk berkonsultasi dengan ahli diet terdaftar untuk mendapatkan panduan yang lebih personal.
Apa sarapan terbaik untuk meredakan sembelit?
Oatmeal dapat menjadi sarapan yang baik untuk meredakan sembelit! Untuk manfaat tambahan dalam mengatasi sembelit, tambahkan buah beri, biji chia, dan kacang-kacangan ke dalam oatmeal Anda, yang akan meningkatkan kandungan seratnya.

Oatmeal merupakan sumber serat yang baik, terutama serat larut. Dampaknya, oatmeal membantu meningkatkan kelembaban tinja sehingga tinja menjadi lebih lembut dan lebih mudah dikeluarkan. Mengombinasikan oatmeal dengan makanan tinggi serat lainnya seperti buah-buahan, kacang-kacangan, dan biji-bijian dapat meningkatkan manfaat dalam meredakan sembelit dari makanan atau camilan tersebut.